Ya, pertemanan. Sahabat-sahabat baru yang luar biasa. Berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari suku, kebiasaan, pola pikir, dan banyak sekali perbedaan. Namun, dapat dipersatukan oleh namanya ukhuwwah.
Alangkah nikmatnya merasakan lezatnya ukhuwwah. 'Virus' rindu seakan sudah menjadi-jadi di dalam setiap diri saya dan mereka. Saling mengasihi dan merindukan. Dengan sesekali bercanda penuh bahagia, melupakan sejenak rutinitas dan kekakuan.
Diri rasanya memiliki kawan penghibur. Di kala sedih, mereka itu ada dalam ukhuwwah. Di kala bahagia, mereka itu ada dalam ukhuwwah. Bekerjasama dan berbahu tangan merealisasikan satu visi yang sama. Bagaikan semut-semut yang bersusahpayah mengangkut gula dari roti. Itulah , setitik kelezatan ukhuwwah.
Aku sangat bersyukur mendapatkan sahabat-sahabat seperti engkau, Akhi, Ukhti. Semoga Allah selalu menjaga masa-masa remaja kita, merahmati langkah kita, dan mengokohkan iman di hati kita. Aamiin..Saya jadi teringat sabda Rasulullah s.a.w yang diriwayatkan Muslim.
" Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta-mencintai, saling sayang-menyayangi, dan bantu-membantu diantara sesamanya, laksana sebuah jasad. Apabila salah satu bagiannya sakit, yang lain tiada bisa tidur di malam hari, dam menggigil demam.. "
Salam Ukhuwwah ,
Rizal Bagus RahmanSumber Gambar : kembaraseorangkhalifah.blogspot.com






