08 Maret 2011

Lezatnya Ukhuwwah

Semenjak masuk SMA N 2 Bandung kehidupan saya berubah hampir 165 derajat. Hampir di semua lini. Salah satunya perubahan di relasi pertemanan.
Ya, pertemanan. Sahabat-sahabat baru yang luar biasa.  Berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari suku, kebiasaan, pola pikir, dan banyak sekali perbedaan. Namun, dapat dipersatukan oleh namanya ukhuwwah.
Alangkah nikmatnya merasakan lezatnya ukhuwwah. 'Virus' rindu seakan sudah menjadi-jadi di dalam setiap diri saya dan mereka. Saling mengasihi dan merindukan. Dengan sesekali bercanda penuh bahagia, melupakan sejenak rutinitas dan kekakuan. 

Diri rasanya memiliki kawan penghibur. Di kala sedih, mereka itu ada dalam ukhuwwah. Di kala bahagia, mereka itu ada dalam ukhuwwah. Bekerjasama dan berbahu tangan merealisasikan satu visi yang sama. Bagaikan semut-semut yang bersusahpayah mengangkut gula dari roti. Itulah , setitik kelezatan ukhuwwah. 
Aku sangat bersyukur mendapatkan sahabat-sahabat seperti engkau, Akhi, Ukhti. Semoga Allah selalu menjaga masa-masa remaja kita, merahmati langkah kita, dan mengokohkan iman di hati kita. Aamiin..
 Saya jadi teringat sabda Rasulullah s.a.w yang diriwayatkan Muslim.
" Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta-mencintai, saling sayang-menyayangi, dan bantu-membantu diantara sesamanya, laksana sebuah jasad. Apabila salah satu bagiannya sakit, yang lain tiada bisa tidur di malam hari, dam menggigil demam.. "


Salam Ukhuwwah ,
Rizal Bagus Rahman

Sumber Gambar : kembaraseorangkhalifah.blogspot.com

12 Februari 2011

Sungguh, sangat berkesan

Hari ini, sekolah saya, SMAN 2 Bandung mendapat kunjungan dari SMAN 11 Yogyakarta. Rombongan tersebut bermaksud untuk studi banding dan survey mengenai keadaan sekolah saya. Saya termasuk pengurus OSIS, jadi saya diberikan tugas oleh sekolah untuk menyambut kedatangan mereka.



Sekitar jam 10 pagi, acara dimulai dengan sambutan dari kedua belah pihak. Kemudian dilanjutkan dengan survey lapangan ditemani pengurus-pengurus OSIS. Istilahnya, saya menjadi guide mereka untuk berkeliling di SMAN 2 Bandung. Di sela-sela survey lapangan tersebut, saya bertemu dengan salah satu guru SMAN 11 Yogyakarta, kalau tidak salah namanya Bapak Wuryono, guru sosiologi. Saya dan dua orang teman saya bersalaman dengan beliau dan mulai bertukar cerita dan ilmu.

Beliau menceritakan kepada kami tentang bagaimana keadaan Yogya ketika terkena letusan Gunung Merapi. Kemudian yang paling berkesan adalah ketika beliau memberi kami banyak filosofi dan ilmu kehidupan. Salah satu diantaranya adalah jari. 

" Anda tahu tentang jari ? " tanya beliau kepada kami " Jari kita itu ada 5. Jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking. Jempol : kamu harus jadi manusia jempolan (terbaik), Telunjuk : supaya kamu ditunjuk , Jari Tengah : menjadi orang yang tinggi (sukses), Jari Manis : lalu kamu menunduk, santun, membangun, dan kelingking : orang kecil (rakyat kecil-pen).... " 

Kami sangat terkesan. Khususnya diri saya. Begitu dalam makna dibalik filosofi yang beliau utarakan kepada kami. Meskipun hanya beberapa saat, tetapi sangat berkesan dan bermakna. Ternyata benar apa kata orang, setiap orang adalah guru kehidupan

Rizal Bagus R
Didepan layar monitor
Antapani, Bandung

27 Desember 2010

Ekspresi Rakyat Indonesia atas Pertandingan di Malaysia

         
Sungguh merupakan suatu tamparan keras bagi skuad Indonesia, yang mana sayap Garuda dipatahkan oleh cengkraman Harimau Malaya. Tim Merah Putih mengalami kekalahan telak 0-3 oleh Malaysia. Beberapa pengamat menilai bahwa kesalahan terjadi di lini belakang , tetapi yang paling mendasar adalah tidak adanya semangat kolektivitas [baca: kekompakan/kerjasama] antar pemain.

Sinar Lase tertangkap kamera
Ditambah lagi, godaan-godaan dari para supporter Malaysia yang berusaha mengaburkan konsentrasi para pemain Indonesia. Ada yang memakai sinar laser yang diarahkan ke wajah pemain Indonesia, terutama kepada keeper [baca: penjaga gawang] Indonesia, Markus Horison, yang tertangkap oleh kamera. Ditambah lagi, lemparan petasan dari salah satu tribun ke dalam lapangan. ( seharusnya, FAM [baca; federasi sepakbola Malaysia] diberi sanksi berat atas kejadian ini )......
Hal-hal tersebut memicu timbulnya walk-out sementara yang dilakukan skuad Merah Putih pada menit ke-53. Markus Horison dan beberapa pemain lain memprotes suasana di Bukit Jalil kepada wasit pertandingan yang mengakibatkan pertandingan tertunda hampir 5 menit. Akhirnya setelah dilakukan negosiasi, pertandingan pun dilanjutkan.
Namun, setelah beberapa saat setelah dimulai kembali, gawang Indonesia dijebol oleh Mohd Safee atas umpan dari Norsahrul Idlan. Indonesia semakin frustasi ….
Setelah dijebol 1 gol, Indonesia bukannya bangkit, tetapi semakin down. Bahkan gawang Garuda dijejali kembali sebanyak 2 gol. Sehingga pertandingan diakhiri dengan skor 3-0 bagi Malaysia atas Indonesia.
Setelah selesai pertandingan, saya coba intip beranda di facebook saya , ingin melihat bagaimana ekspresi rakyat Indonesia atas pertandingan di Bukit Jalil.
Ini dia hasil pengintipan saya ………

Stadion di Malaysia diplesetkan....... hahaha :) 

Ada juga yang mengomentari aksi supporter Malaysia
Yang satu ini, menasihati 'kita' ..
Ini dia rakyat yang tetap setia mendukung Garuda !!

Ternyata, ada rakyat Indonesia yang merespon aksi supporter Malaysia ada pula yang tetap memberi semangat terhadap Tim Merah Putih. Termasuk saya, saya berharap semoga pertandingan leg kedua di Stadion Gelora Bung Karno, Indonesia bisa membalas kekalahan di Bukit Jalil, dan Garuda merebut piala AFF Suzuki tahun ini. Amiin….

Sumber Gambar :
  • www.facebook.com
  • http://blog-apa-aja.blogspot.com/2010/12/foto-sinar-laser-hijau-indonesia-vs.html